"Ayah. Kapan kita punya rumah seperti orang-orang?" tanya Arif kepada Rohman--ayahnya. Rohman sedang berjalan membawa gerobak berisi kardus, botol plastik dan barang bekas, Arif berjalan di sebelahnya. "Semoga secepatnya." Rohman tersenyum. "Aku bosan tidur di gerobak terus, Yah." Mereka terus berjalan. Arif berjalan sambil terkadang seperti sedang berkelahi, terkadang bergaya seperti menembaki mobil yang berlalu-lalang di jalan, ia sedang bermain sendiri sambil tetap melangkah mengikuti ayahnya yang sedang berjalan memulung, terkadang juga Rohman menyempatkan diri sebentar menemani Arif bermain. Istri Rohman sudah meninggal lima tahun silam, karena kecelakaan. *** Malam sudah bertugas menggantikan siang. Rohman tidur di emperan toko dialasi kardus bekas, Arif tidur di gerobak yang berada di samping ayahnya, dengan berselimut sarung lusuh seadanya. "Yah. ...
Berbagi kebaikan dan inspirasi melalui tulisan. Silakan dibaca dan beri masukan ya. Thanks.